Merendahkan Nabi Besar Muhammad SAW via email, secara terang-terangan oleh Kaum Kristen

Beberapa waktu ini banyak sekali Pertentangan Agama, seperti halnya peringatan Isra Mi'Raj Nabi Besar Muhammad SAW di kaitkan dengan Kenaikan Isa Al-Masih, dan pada akhirnya Nabi Muhammad SAW yang di dalam tulisan yang saya terima beliau di jelek-jelekan. Pengirim, tidak tau agamanya apa. berikut kata-katanya..

Salam,  (pengirim megucapkan kata salam)

Beberapa hari lagi akan diperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad. Kami staf Isa
dan Islam mengirim email sehubungan dengan hari besar ini. Tujuannya, agar umat
Islam dan Kristen dapat saling mengerti dasar kepercayaan masing-masing. Bagi
saudara yang tidak berkenan akan email kami ini, silakan mengabaikannya.

PERLUNYA SAKSI MATA

Saksi mata sangat dibutuhkan untuk membenarkan sebuah perkara. Di pengadilan
misalnya, kesaksian yang didukung saksi mata, akan lebih diterima Hakim
dibanding kesaksian tanpa saksi mata. Bahkan seseorang yang dianggap benar,
tapi tidak dapat mengajukan saksi mata, di pengadilan dapat menjadi pihak yang
kalah. Mungkin saudara bertanya, "Apa hubungan saksi mata dengan Hari Isra
Mi'raj Nabi Muhammad? Ijinkanlah kami menjelaskannya. Pertama, marilah kita
sekilas berpikir tentang makna hari raya yang akan kami bahas.

PENGERTIAN ISRA MI'RAJ

Menurut kepercayaan umat Muslim, ada dua peristiwa penting yang dialami
Muhammad dalam satu malam. Peristiwa pertama disebut "Isra". Yaitu
"diberangkatkannya" Muhammad oleh Allahnya dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa
di Yerusalem. Para Muslim percaya di tempat ini Muhammad bertemu nabi-nabi
sebelumnya, termasuk Isa Al-Masih. Dan Muhammadpun membimbing mereka dan
menjadi imam utama dalam sholat.

Peristiwa kedua disebut "Mi'raj". Yaitu "diangkatnya" Muhammad sampai ke langit
sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Kendaraan yang ditumpanginya
disebut hewan buraq. Pun orang Islam percaya, di sinilah Muhammad mendapat
perintah dari Allah untuk menunaikan sholat lima waktu.

Akhirnya kedua peristiwa ini, dikenal dengan nama "Isra Mi'raj Nabi Muhammad"

"PERJALANAN" ISRA MI'RAJ TIDAK ADA SAKSI MATA

Isra Mi'raj merupakan peristiwa penting bagi kenabian Muhammad. Tetapi tidak
semua orang Muslim di Indonesia merayakannya. Beberapa teman Muslim yang sering
mengemail kami berkata, mereka tidak merayakan Isra Mi'raj.

Memang mereka tidak memberi alasan yang jelas, mengapa tidak merayakan Isra
Mi'raj. Kami hanya berpikir, mungkinkah mereka tidak percaya peristiwa tersebut
sepenuhnya, karena tidak ada saksi mata ketika Muhammad melakukan
perjalanannya?

Menurut kami, wajar saja bila umat non-Muslim tidak dapat mempercayai peristiwa
Isra Mi'raj. Sebab tidak ada seorang pun saksi mata ketika Muhammad melakukan
"perjalanan" tersebut.

PERBEDAAN KENAIKAN ISA AL-MASIH dan ISRA MI'RAJ NABI MUHAMMAD

Beberapa hari lalu pun umat Kristen merayakan kenaikan Isa Al-Masih ke sorga,
tempat darimana Dia datang. Bila kita membandingkan perjalanan Isra Mi'raj
Muhammad dengan perjalanan Isa Al-Masih ke sorga, dalam hal saksi mata
khususnya, perjalanan Isa Al-Masih lebih dapat diterima.

Alasannya: Pertama, ketika Dia naik ke sorga, dilakukan pada siang hari, bukan
tengah malam. Kedua, banyak saksi mata yang menyaksikan peristiwa tersebut. Dan
ketiga serta yang paling penting: Peristiwa itu adalah benar-benar nyata, bukan
sebuah mimpi atau ilusi, sebagaimana yang tertulis dalam kitab suci "Dan ketika
Ia [Isa Al-Masih] sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan
terangkat ke sorga" (Injil, Rasul Lukas 24:51).

Yang melihat Yesus terangkat naik ke sorga saat itu, bukan hanya murid-murid
pertama-Nya. Tetapi juga disaksikan oleh orang-orang Yahudi yang telah menjadi
pengikut-Nya kala itu.

MULIA ATAU TERMULIA?

Bila kita melihat pada Al-Quran, terdapat cukup banyak gelar yang ditujukan
bagi Isa Al-Masih yang tidak dimiliki nabi lain. Seperti: Isa disebut suci (Qs
19:19). Isa disebut Kalimat Allah termulia di dunia dan di akhirat (Qs 3:45).
Isa saat ini ada di sorga (Qs 43:61).

Bagaimana dengan Muhammad? Memang umat Muslim mengenal dia sebagai orang yang
dimuliakan Allah. Tetapi bukan yang termulia. Dan lagi, tidak satu pun gelar
yang diberikan bagi Isa,
terdapat pada diri Muhammad.

Dari uraian di atas, maka perlu untuk kita berpikir, siapakah di antara kedua
tokoh tersebut yang layak diteladani. Apakah yang mulia atau yang termulia? Dia
yang Termulia, Memberimu Jaminan Keselamatan. Melalui kitab suci Injil, Isa
Al-Masih memperkenalkan diri-Nya, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak
ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul
Besar Yohanes 14:6).

Isa Al-Masih satu-satunya Pribadi yang dapat memberi setiap orang jaminan
keselamatan. Melalui Dia, setiap orang dapat menemukan jalan dan kebenaran
hidup bersama dengan Allah.
Dia yang berasal dari sorga, telah terangkat kembali ke sorga. Tempat dari mana
Dia berasal!

Kami mengajak setiap saudara pembaca bersama kami merenungkan, apakah kita
harus mempercayai peristiwa yang tidak ada saksi mata, atau peristiwa yang
disaksikan oleh banyak orang?


Wassalam, (pengirim mengucapkan kata wassalam) dan tidak di teruskan


apakah mereka sedang membutuhkan umat sehingga menjelekan Nabi lain dari Agama lain ?
dan menyudutkan ke web idionline.info  juga www.isadanislam.com saya tau ini web blog milik agama non islam walupun judul nya seperti dialog agama
Previous
Next Post »
0 Komentar

Terimakasih telah berkomentar