Mentri Kabinet Jokowi Ada Yang Mempunyai Lebih Dari Satu Suami

Revolusi Mental Omong Kosong, Menteri Jokowi Poliandri. Iya Salah satu Mentri Jokowi ada yang mempunyai Lebih dari satu suami atau sudah beberapa kali nikah, padahal kalo kita tau seorang perempuan itu buruk citranya jika menikah beberapa kali, tetapi di Indonesia berbeda justru dijadikan Mentri oleh kabinet Joko Kalla.

Revolusi Mental Untuk Membohongi Rakyat Indonesia

Revolusi Mental yang dicetuskan Presiden Joko Widodo atau Jokowi hanya omong kosong. Jokowi memilih anggota kabinet mentalnya sangat buruk. Bahkan kabarnya ada seorang menteri yang poliandri.
Kelakuan poliandri artinya seorang wanita yang memiliki suami lebih dari satu. Dan kabarnya dan disebut-sebut, wanita yang menjalankan Poliandri itu Susi Pudjiastuti yang menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.
Puji sendiri disebut-sebut memiliki suami bule dan orang Indonesia. Beberapa media pun berupaya mengkonfirmasi kabar itu, sampai tulisan ini diturunkan belum ada jawaban dari yang bersangkutan. Kelakuan buruk Jokowi terlihat setelah acara pengenalan anggota kabinet Jokowi. Ia pun merokok sambil duduk di rumput Istana.
Tak sedikit yang berkomentar kelakuan Puji itu di Twitter. Sebagai seorang menteri harusnya memperlihatkan sikap yang bagus dan mengikuti aturan dengan tidak merokok. 
Ada juga berkomentar memaklumi kelakukan Puji itu karena hanya lulusan SMP. Ia tidak tahu tata krama dan etika selama di sekolah.

Mafia Miga Indonesia di Pemerintahan Jokowi Kalla


JAKARTA - Munculnya nama Sudirman Said sebagai kandidat kuat calon Menteri ESDM dan Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN semakin memperjelas sindikasi-skema mafia baru menguasai sektor energi di Indonesia.

Begitu dikatakan Analis Geopolitik Global Future Institute (GFI), Hendrajit dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi RMOL (Grup JPNN), Minggu (26/10).

 Nama Sudirman, kata dia, muncul di politik publik awal 2003, ketika "menjual" nama Nurcholis Madjid untuk maju Capres. Belakangan, Sudirman "mengkhianati" Cak Nur dan bergabung dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"SBY dan Paramadina hanya dijadikan tumpangan politik, Sudirman di kalangan bisnis migas  dikenal sebagai "mafia minyak" dengan strateginya seolah memotong impor minyak, tapi malah menerapkan skema Pola Integrated Suply Chain (ISC). Seolah-olah importir langsung tapi menjadi broker minyak. Sewaktu Sudirman menjabat corporate  secretary Pertamina era Ari Soemarno, di Pertamina Sudirman mendapat sokongan kuat Arifin Panigoro," urai Hendrajit.

Dia terangkan, Sudirman Said juga dikenal dekat dengan jaringan Medco yang sangat kental dengan Arifin Panigoro. Padahal, Arifin sebagai rival politik Megawati pasca pilpres 2004.

Selain itu, Sudirman juga dekat dengan Eri Riyana Hardja Pamengkas. Adapun saat ini Said menjabat Dirut PINDAD. Dia juga dikenal dekat dengan jaringan Washington.

"Alangkah sembrononya Sudirman Said dijadikan Menteri ESDM, memperburuk wajah Pemerintahan Jokowi," terang Hendrajit.

Parahnya, lanjut dia, Sudirman juga direkomendasikan oleh Ari Soemarno, kakak Kandung Rini Soemarno. Hal itu membuat terlihat kuatnya intervensi keluarga Soemarno dan mengalahkan suara Megawati Soekarnoputri.

"Sudah pas, Rini Soemarno Menteri BUMN di Hilir Migas, Ari Soemarno kandidat Kuat Komisaris Utama Pertamina dan penjaga kebijakan dipegang Sudirman Said, kaki tangan Ari Soemarno memegang hulu Migas di ESDM dan mengamankan bisnis migas Medco-nya Arifin Panigoro, lengkap sudah network Soemarno dan Arifin Panigoro menguasai Jokowi, mengambil alih dari Megawati-PDIP. Selamat datang mafia migas baru, era Kabinet Trisakti," tandas Hendrajit. (dem/RMOL)

Sumber mafia miga : jpnn.com

Previous
Next Post »
2 Komentar
avatar

tetapi siapun mereka yang akan duduk disana natinya, baik sudah pernah nikah 2-4 kali, punya suami/istri 2-3, menjadikan kita semua rakyat indonesia sebagai istri dan suami mereka-mereka yang disayang dan diperhatikan layaknya pasangan hidup.

Balas
avatar

:-s maaf ya di agama saya Islam tidak menganjurkan Isteri mempunyai beberapa suami. tidak tau kalo di agama anda. dan ternyata terbukti sudah indonesia sedang tidur, dan Indonesia sudah bukan negara mayoritas Islam, itu dibuktikan pada masa presiden 7 ini

Balas

Terimakasih telah berkomentar