Suara Rakyat Untuk Ketua KPK Yang Hilang Ingatan Red Samad Sudah Dikuasai Megatron

Kekutan Megatron ini sangat luar biasa membuat Indonesia sedikit demi sedikit Luar Binasa.. KPK sudah hilang ingatan dan manjadi pembohong sama seperti atasannya yang baru. Itulah Indonesia itulah anak bangsa kita mudah untuk di pelintir hanya dengan uang, berbeda dengan negara-negara maju dan negara-negara berkembang lainnya.

Suara Rakyat Untuk Ketua KPK Yang Hilang Ingatan Red Samad Sudah Dikuasai Megatron

Megatron luar biasa pengaruhnya di Indonesia, tetapi Otak dan Pengabdiannya terhadap Indonesia berbeda dengan Bapak Soekarno, sedih dan menyedihkan jika ingat nama tersebut (Seokarno). entah Indonesia bagaimana jadinya jika saat ini banyak orangorang koruptor masuk ke ranah pemerintahan. menurut sebagian banyak orang posisi menteri saat ini bersih dari korupsi ?? bersih dari mana ? apakah karena sudah di cuci dulu sama KPK ? KPK pun lupa beberapa orang yang telah dia cuci.

Suara Rakyat Untuk KPK Yang Lupa Ingatan Selamanya yaitu Ketua Samad (amin)

Mengutip dari berita http://news.liputan6.com/read/2125392/ketua-kpk-saya-akan-buka-rekam-jejak-menteri-jokowi "Saya belom cek juga. Saya bilang tadi ada beberapa yang kami kasih catatan, cuma mohon maaf saya agak lupa karena ada 80 nama dan dari 80 itu lebih dari 10 diberikan tanda minus. Bukan hanya 8," ujar Samad di KPK, Jakarta, Senin (27/10/2014).

Samad berbicara :

1. Kemaren bilang disetor 42 nama, sekarang tiba2 ada 86 nama. Mana yg bener? Lagi pula yg dikartu merah/kuning cuma 8 orang.

2. Abraham dengan sangat lantang pada Kamis 24 Juli 2014 mengungkapkan bahwa KPK akan memanggil Megawati setelah Lebaran Idul Fitri yang berlangsung pada 28 Juli 2014.

Samad Dimakan Politik, KPK Sudah Tidak Punya Wajah : 


  1. Jokowi serahkan 42 nama calon menteri ke KPK dan PPATK.
  2. Kemudian muncul rekomendasi dari KPK ada 8 nama bermasalah yg mendapat tanda merah dan kuning, diikuti pernyataan Abraham Samad "Label merah dan kuning tidak boleh jadi menteri,"
  3. Jokowi kemudian menimpali dgn pernyataan "Kemarin yang sudah direkomendasikan tidak boleh, ya kita kasih yang baru. Kalau KPK sudah sampaikan, detik ini saya umumkan,"
  4. Setelah itu, Jokowi kembali menyerahkan delapan nama baru, namun lagi-lagi KPK memberi stabilo merah untuk empat nama baru. 
  5. Kemudaian Andi Wijayanto mengungkapkan empat nama baru kembali diusulkan ke KPK dan hasilnya kini dipegang oleh Jokowi dan Jusuf Kalla.
  6. 34 menteri baru dilantik.
Berhubung sedari awal tiada transparansi publik atas nama2 (42+8+4=54 nama) yg bersliweran dari dan ke Jokowi-PPATK-KPK, apalagi atas 8+4 nama bermasalah. Mas Bram harus sadar bahwa lembaga yang dipimpinnya kini bertambah hutang moral, bahwa lembaganya melalui proses drama dan media build-up selama sepekan terakhir secara penampilan turut memberikan semacam "legitimasi" kepada 34 menteri terpilih. Masyarakat tidak pernah tahu siapa saja nama2 yg bermasalah, yang masyarakat "tahu" nama2 tersebut tidak masuk dalam kabinet kerja Jokowi. Bola panas kini ada di KPK. #saveKPK


Celotehan Rakyat Indonesia Untuk Samad KPK : 

Masa cuman 86 nama ngak bs dingat , lagian kan ngak smua yg di tanda merah dan kuning. abraham mulai ngak netra. - Penguna Yahoo 

Kok tiba-tiba jadi lupa gitu.... "menolak Lupa" vs "tiba-tiba Lupa" hehehehe melempem euy - eril Pengguna Yahoo

Gak berani ya bang..ciut nyali ya bang wkwkwkwkwkwkwkkkkk....kalo dulu isu nya kriminalisasi KPK, sekarang menjadi pemandulan KPK

KPK TIDAK BERWIBAWA LAGI SUDAH CENDERUNG MENCAMPURKAN ADUKAN DENGAN POLITIK, LAMA LAMA MASYARAKAT TIDAK PERCAYA LAGI DENGAN PIMPINAN KPK SEMUANYA ULAH OMONGANNYA SENDIRI KAPAN MAU MANGGIL MEGAWATI? - Pengguna Yahoo

Mundur saja lah kau samad...Payah kali kau !!

kasus BLBI yah, pantesan 'gak dianggap' berkasus... dipilih lagi jadi menteri... yakin 10000% pasti pilihan emaknya tuh, bukan si Joko sendiri....huahahaha

Samad karena terlalu banyak bacot sekarang kena getahnya sendiri dan nama baik KPK sdh dikorbankan u/ kepentingan politik

Silahkan Rakyat Indonesia Berkomentarlah disini https://id.berita.yahoo.com/komentar-abraham-samad-mengenai-rini-soemarno-dan-sofyan-120517535.html

Untuk pasukan online pemerintahan Jokowi jangan berkomentar di lapak saya, JIJIK saya untuk mengapprovenya juga buang-buang waktu. Bukannya Indonesia jauh lebih baik, malah jauh lebih ancur.


 Sumber : devilsonline.ga

Previous
Next Post »
1 Komentar
avatar

kadang mereka lupa, sehingga membuat indonesia terluka. kadang mereka lupa, sehingga kita tidak berdaya. apakah ini sebuah strategi pembohongan atau mau memperkeruh suasana. semoga saja kita tidak binasa gara-gara lupa. makasih atas infonya. salam sahabat blogger.

Balas

Terimakasih telah berkomentar