Mau Jadi Orang Bego,,, dan Tolol juga kayak Orang idiot Pasang telkom speedy (TELKOM SPEEDY : catat tu)

sedikit cerita, dulu tahun 2008 daftar baru ke telkom speedy dan di pasang pada tahun 2010. dengan koneksi familly 128 mb harusnya biaya pemasangan gratis dan pembayaran murah karena sedang dalam promosi, TETAPi dan TETAPI setelah menunggu sekian Tahun koneksi tersebut nyampe di rumah saya malah saya harus bayar 1jt dengan alasan teknisi tersebut "daerah Mas belum nyampe Speedy dan harus tarik kabel jika ingin koneksi nyampe kesini ?" WHAT? saya nanya sama dia kira-kira berapa ya mas (disitu saya masih sabar) jawabnya dengan tenang : Satu Juta paling... >_< saya jawab mas ko tetangga saya yang punya warnet itu jaraknya 4 rumah sebelum ke rumah saya bisa connect pake speedy, alasan si pemasang tersebut apa coba ? alasan si pemasang telkom speedy : itu dia mas sudah daftar dari tahun 2007.. dipikaran gw disitu "kenapa gw gak daftar tahun 2007 sekalian" beeuuhhhh, strees gw disitu,,, mau pasang harus bayar 1 jt , gk pasang kerjaan bengkak. ya sudah mas pasang saja, siap katanya.. dia bawa uang 1jt dan pasang ceritanya... 2-3 hari belum juga konek si speedy tersebut, saya telphone maintanance yg kemarin.. dia jawab mas sedang banyak perbaikan.... HAH 
saya telphone ke 147 mereka jawab dengan tenang koneksi lancar ... Beuh..... >-< MANA YANG BETUL... selama 3-4 hari saya tiap hari belphone dengan nada lembut, dan bayar pula tuh 147 gk gratis...
bula maret setelah 2 bln pemasangan akhirnya konek jg itupun koneksinya cacad sehari cuma konek 2 jam dalam seminggu. ada peningkatan 2 minggu berikutnya 1 hari 6 jam itupun harus jam 12 malem sampai jam 7...... sudah muak waktu itu bolak-balik dan telphone 147 yg gak gratis... habis semua uang gaji sebulan buat ngurus itu speedy. sebelum daftar dulu saya tu sebenarnya simpatik sama telkom, tetapi setelah tau kenyaataanya begini saya mereeem ajalah. mudah-mudahan yang lain tidak sama seperti saya.saya tutup account pertengahan tahun 2010 tepatnya bulan Juli. saya memakai modem XL promosi murah - murah dikit dan koneksi lancar.
sekian bulan pada awal tahun 2011 saya pikir pekerjaan makin banyak dan membutuhnya koneksi yang jauh lebih bagus disitu saya daftar lagi ke perusahaan "Lambang Merah" tersebut, dengan harapan mudah-mudahan kejadian yang dulu tidak terulang.
pertama saya telphone 147 daftar ....bla...bla....bla tunggu 3 hari maintanence akaan datang katanya, padahal 147 tersebut ber area di Jakarta dan saya di Purwakarta. saya jawab ok Mba,,, setelah 3 hari belum ada juga sampai 1 minggu belum ada, saya telphone ulang ke 147, ternyata jawaba mereka saya ini belum terdaftar >_< Sial .... langsung saya tutup. dengan langkah seribu saya pergi ke telkom purwakarta. saya lagsung daftar disana dan ternyata memang betul belum terdaftar, padahal sudah mendaftar waktu itu. mereka jawab kesalahan sistem.
ceritanya sama kaya yg ini ....
seterusnya ,.... Tahun berganti jadi 2011, tapi janji tinggal janji. Setelah terlewat lebih dari seminggu, pada tanggal 12 Januari 2011 kembali saya hubungi 147 untuk menanyakan status pendaftaran saya. CS yang menerima telepon saya memeriksa aplikasi, menyebut bahwa permohonan sedang diproses. Saya mempertanyakan janji awalnya yang hanya perlu menunggu 2-3 hari.. Dijawab (kurang-lebih) “baik pak, kami akan menyegerakan pemasangan di tempat Bapak”. Tidak sampai 2 jam, benar saja…. Ada telepon masuk dari 0251-8301812. Sempat bingung juga sih, posisi saya di Kelapagading (Jakarta Utara), kenapa yang menelepon dari Bogor? Tapi ya sudah lah.. Si penelepon mengaku sebagai teknisi Speedy, mengkonfirmasi pendaftaran saya dan rekonfirmasi alamat. Penelepon ini menanyakan kapan mereka bisa berkunjung ke rumah untuk melakukan pemasangan? Saya jawab: SEGERA. Kapan Anda bisa-nya, nanti saya tunggu di rumah. Dia menjawab, baik pak kalau begitu besok siang kami ke sana. Saya jawab, OK. Keesokan hari-nya saya pun membuang waktu seharian di rumah.

Beberapa hari kemudian, ada telepon masuk melalui telepon rumah; mengucapkan “Selamat, nomor ini terpilih untuk mengikuti paket promo dari TelkomSpeedy” … dan seterusnya. Saya pun segera mendamprat, walau tidak bisa dibilang kasar. Saya bilang (kurang lebih), “Mbak, saya ini sudah mendaftar lewat 147 sejak bulan Desember.. Beberapa hari lalu saya ditelepon dari nomor Bogor, yang mengaku dari bagian teknis Speedy, katanya ‘besok’ mau datang. Saya tunggu sampai hari ini ngga ada kabarnya lagi. Ini kok tahu-tahu malah diucapi selamat dan ditawari paket promo baru dari Speedy”.  Si penelepon ini buru-buru minta maaf dan mengatakan bahwa dia hanya menjalankan tugasnya.. Dia bilang ini dari Speedy Jakarta. Lah, kemarin-kemarin saya menelepon 147 di Hongkong atau bagaimana?
Saya coba untuk mendengarkan dia berbicara. Akhirnya saya menerima tawaran paket dengan free device berupa WiFi router. Dia meng-update permohonan saya sebelumnya dan akan mengusahakan instalasi secepatnya.
Kembali saya menunggu berhari-hari.. Pada tanggal 31 Januari 2011, karena masih penasaran, kembali saya telepon 147. Dengan intonasi suara mulai meninggi, saya bilang bahwa saya sudah menunggu lebih dari 1 bulan sejak saya pertama kali menelepon, dengan janji hanya 2-3 hari sudah terpasang. Saya juga sampaikan kekecewaan atas tindak penipuan teknisi yang bernomor Bogor itu, yang bilang “besok akan datang”, tapi sampai lewat 2 minggu dari ucapannya tersebut, ngga kunjung muncul batang hidungnya. Kali ini, informasi yang saya peroleh adalah bahwa permohonan saya dulu telah dibatalkan. Jika ditilik dari paragraf di atas, jelaslah bahwa “Speedy Jakarta” yang telah membatalkan permohonan awal saya. Tapi seharusnya dia mengganti dengan permohonan berikutnya yang mendapatkan “bonus” wifi router bukan?
Akhirnya CS yang melayani mengatakan bahwa dia akan membantu dengan memberi catatan khusus, “SEGERA”. Seperti sebelumnya, tidak lama kemudian (sekitar 1-2 jam) ada telepon masuk. Kali ini dari nomor yang “wajar” buat saya, yaitu nomor dengan area Rawamangun dan sekitarnya (021-47861090). Lagi-lagi saya bilang bahwa saya sudah 2-3x ditelepon dari nomor Bogor, bilang mau datang tapi ngga datang-datang. Seperti sudah menjadi SOP, kembali penelepon kali ini mengatakan bahwa akan segera datang.. Bahkan ketika saya ‘tantang’ untuk datang hari ini juga, dia menjawab “akan diusahakan sore ini”.

Sampai di sini sebenarnya kepala saya sudah mau pecah… Sudah ingin menulis semua ini sejak awal Februari lalu.. Sampai tiba-tiba kembali ada telepon dari nomor area Rawamangun tersebut yang memohon maaf karena katanya tidak ada slot kosong yang tersedia untuk melayani sambungan baru akses Internet buat saya.

Keterangan tersebut walaupun terlambat sebenarnya bisa saya mengerti, andai saja sejak awal disampaikan dengan baik. Yang menjadi masalah, sepertinya tidak ada koordinasi yang jelas antara layanan 147, telemarketing, bagian teknis, dan sebagainya. Contoh yang sangat jelas, bagaimana telemarketing (sales) berani-beraninya menelepon nomor telepon rumah saya (yang jelas-jelas dari nomor tersebut bisa diketahui area-nya), lalu mengucapkan selamat karena terpilih sebagai pelanggan yang bisa mendapatkan layanan Internet dengan paket promo.. Bla.. bla… sedangkan di saat yang bersamaan ternyata slot yang tersedia untuk area saya dinyatakan habis oleh bagian teknis yang melayani pemasangan?!! Bagaimana pula mereka bisa berkali-kali dengan enteng menelepon dan mengatakan bahwa “besok” akan datang melakukan pemasangan; tapi keesokan harinya sama sekali tidak datang dan sepatah kata pun tak terucap sebagai permohonan maaf karena ternyata tidak bisa datang dengan alasan apa pun?
Celakanya lagi, setelah saya menerima tawaran paket “wifi” tersebut, masih saja ada telepon masuk ke rumah yang mengaku dari “Telkom Speedy” dan menawarkan hal yang sama! What the hell are you doing? Sebuah perusahaan telekomunikasi besar yang sudah seharusnya berkelas dunia masa’ tidak bisa tahu mana orang yang sudah pernah dihubungi dan mana yang belum? Mana yang sedang dalam proses, dan sebagainya… Jangan-jangan yang sudah pasang pun akan ditelepon juga. Puncak semuanya baru saja terjadi sore tadi, kali ini saya ditelepon dan ditawari akses sebesar 1 Mbps oleh Telkom Speedy yang menelepon ke rumah. Entah 1 Mbps dari mana… Mungkin lewat kaleng dan benang yang ditarik dari rumah mbah-nya. Kalau cuma main telepon-teleponan begini, lama-lama bisa gila juga gara-gara Telo satu ini.
Sebenarnya sudah banyak cerita tentang layanan Speedy ini.. Mulai dari akses yang ngga bagus-bagus amat, support yang jelek dan tak kunjung selesai kalau kita lapor ke 147, dan sebagainya. Tapi sungguh tak menyangka bahwa ternyata untuk poin yang seharusnya cepat digarap, yaitu kesempatan menambah pelanggan baru, ternyata ngga beres juga. Entah manajemen seperti apa yang dipakai di sana.
Catatan: Cerita di atas saya buat berdasarkan rekonstruksi log telepon masuk di ponsel saya. Seharusnya ada beberapa bagian yang tidak bisa saya rekonstruksi karena saya lupa timeline –nya, karena pihak Speedy menelepon ke telepon rumah dan/atau saya menelepon pihak Speedy dari rumah. Jadi, telepon-telepon janji surga “mau datang” itu lebih banyak daripada yang saya ceritakan di atas.
Silahkan saja kalau ada yang mau forward tulisan ini ke pihak-pihak yang berwenang. Nomor telepon saya 021-45856xxx.

Update 1: 2 minggu setelah saya posting di blog ini dan bulan ke-TIGA
setelah saya pertama kali mencoba mendaftar layanan Speedy, semalam ( 8
Maret 2011, sekitar jam 18:53 WIB) kembali ada telepon dari pihak Speedy
(nomor 021-48702607)…
Untuk ke-sekian-kalinya mereka LAGI-LAGI bilang, "akan kami usahakan untuk
datang dan melakukan pemasangan BESOK SIANG".
… dan sekarang, di hari yang mereka maksud dengan "BESOK", sudah jam
20:45. jangankan sepatah kata lewat telepon untuk meminta maaf ngga jadi
datang, apalagi sampai batang hidung mereka muncul di rumah saya..

Update 2: sehari setelah Update 1 di atas (12 Maret 2011), kembali saya menerima telepon di rumah, MENAWARKAN PAKET SPEEDY! … DAMN YOU. Sampai saat ini tetap saja ngga ada yang datang untuk pasang.

Update 3: Again!!! Di Minggu siang (13 Maret 2011), telepon di rumah kembali berbunyi. Setelah saya jawab Halo, kampret di ujung sana segera berkata: "Apakah Bapak di rumah sudah pakai Speedy atau belum?". Langsung saja saya berondong, dan segera tutup gagang telepon setelah puas.

Update 4: Akhirnya pada hari Senin sore (14 Maret 2011) teknisi Speedy yang akan melakukan instalasi datang juga ke rumah. Ini setelah sebelumnya (11 Maret 2011) saya kirim direct message ke CS Speedy di Twitter (@AnnisaSpeedy) dan memberikan link ke posting blog ini. Tapi tetap saja, ternyata yang dipasangkan adalah paket modem biasa, bukan paket WiFi yang saya pilih; bukan pula paket 1 Mbps yang ditawarkan hanya senilai Rp 150.000/bulan. Tapi ya sudah-lah…. daripada nanti urusannya jadi lama lagi. Mending beli wireless router sendiri, sambil tunggu ada provider lain yang bisa kasih bandwith lebih baik dan harga lebih murah masuk ke kompleks saya.


SAMPAI SEKARANG KONEKSI MASIH CACAD..... 1 hari konek paling bagus malem doank kalo siang hari cuma 4-6 jam....


Previous
Next Post »
0 Komentar

Terimakasih telah berkomentar